Waspadai nomor itu, sebaiknya diabaikan karena merupakan sindikat penipuan
tidak dikenal 622129204618 ☎ +622129204618
Ringkasan — +622129204618
Opini ahli
Nomor +622129204618 telah terlibat dalam berbagai aduan yang mengindikasikan tindakan penipuan dengan modus mengatasnamakan bank-bank ternama seperti BCA, BRI, Bank Mandiri, dan Bank Mega. Modus operandi yang digunakan cukup beragam, mulai dari meminta nomor kartu kredit, kode OTP, hingga mengklaim adanya penambahan limit atau pengiriman kartu kredit yang tidak diajukan. Dalam beberapa kasus, korban bahkan mengalami kerugian finansial langsung, seperti tagihan sebesar 1,8 juta rupiah. Pola yang konsisten adalah penelepon menggunakan identitas palsu dan memanfaatkan ketidaktahuan korban untuk mendapatkan informasi sensitif. Kewaspadaan tinggi sangat diperlukan, terutama saat menerima panggilan dari nomor tidak dikenal yang meminta data pribadi atau kode OTP. Selalu verifikasi langsung ke call center resmi bank untuk memastikan keabsahan informasi.
Kategori penelepon
Nama-nama penelepon
Nilai nomor ini — +622129204618
Laporan terbaru untuk (021) 29204618
Suami saya menerima telpon dari nomor ini, katanya dari Bank BCA, dan diminta untuk menyebutkan kartu kredit, tapi saya tidak tahu bagaimana bisa kena tagihan 1,8
Nomor ini mengaku dari Bank BRI Kartu Kredit, dengan modus penambahan limit dan meminta no kartu dan kode OTP, tapi untungnya kode OTP tidak diberikan
Mereka mengatakan ada pengiriman kartu kredit Mandiri, tapi saya tidak pernah mengajukan permohonan, dan di aplikasi livin juga tidak ada, saat saya ingin mengkonfirmasi ke kantor bank Mandiri, mereka langsung menutup telpon, sangat mencurigakan sekali.
Telepon baru saja diterima yang mengaku sebagai perwakilan kartu kredit Bank Mandiri. Modus yang digunakan adalah menawarkan bebas biaya tahunan sambil meminta informasi kartu.
Perlu diwaspadai, ada oknum yang mengaku dari call center Bank Mega dan meminta informasi pribadi pemilik kartu kredit, lalu melakukan debet JD Payment dengan cara menambah limit kredit, serta meminta kode OTP, sangat berbahaya